Cari Blog Ini

Minggu, 14 Oktober 2012

Cara ampuh menghapus virus di Flashdisk tanpa software



1. Pertama yang harus anda lakukan adalah colokin flashdisk anda di komputer anda, setelah itu anda buka flashdisk anda lewat:
klik kanan di Start >>> Explore (membuka flashdisk lewat Explore ini lebih aman, karena mencegah virus menyebar ke komputer)
2. Ubah tampilan dengan klik View >>> Details, agar type filenya bisa terlihat, sehingga mempermudah anda untuk mencari file yang terinfeksi tersebut.

3. Cara mengetahui file tersebut terinfeksi, bisa dilihat dari keanehaannya. Maksud dari "keanehan" tersebut adalah misalnya ada file dokumen word yang seharusnya berekstensi .doc tapi malah berekstensi .exe, contoh lainnya gambar yang berkestensi .jpg tetapi jadi .exe. Ini adalah sebuah pertanda dari "keanehan" tersebut dan kesimpulannya anda udah menemukan virus tersebut.

catatan kecil:
- Virus merubah ekstensi file bukan berarti file tersebut rusak, tapi disembunyikan oleh virus tersebut dan digantikan dengan file duplikat palsu yang dibuat oleh virus tersebut. Jadi file tersebut gak bis digunakan kecuali virus itu diBASMI!! dan jika kalian mengklik file duplikat tersebut, anda telah mengaktifkan file duplikat tersebut sehingga virus2 tersebut bisa menyebar di komputer anda.

4. Jika udah ketemu file yang terinfeksi virus, anda harus mendelete file tersebut dengan mengunakan Shift + Delete.

Tapi jika file yang terinfeksi itu di delete, jadinya file penting kita sama aja hilang dong??? Tenang aja, karena sekarang kita akan mengunakan trik rahasianya... kalo pengen tau, ayo baca lebih lanjut.

Sekarang untuk membalikan file yang sudah kita delete tadi, kita harus membuka Command Prompt (layar hitam di komputer), anda bisa membuka Command Prompt lewat 2 cara:
- Start >>> Run >>> ketik cmd >>> Ok

- Start >>> All programs >>> Accesorries >>> Command Prompt
Kemudian cari lokasi flashdisk anda lewat Command Prompt tersebut, caranya:

- misalnya flashdisk anda di detech sebagai drive G di komputer, maka anda harus mengetik ini pada Command Prompt C:\>G:
lalu anda tekan enter, dan anda akan berpindah ke drive G tersebut.

Kemudian anda ketik lagi di Command Prompt Attrib -s -h /D /S atau Attrib –s –h –r /s /d
lalu tekan enter. Dan Simsalabim Abarakadabra ... file anda yang hilang tadi udah muncul lagi, tanpa terinfeksi virus. Gimana??? dengan cara ini, anda tidak perlu takut jika flashdisk anda terkena virus. Tapi anda harus tetep hati-hati sama namanya virus, karena mereka tetep berbahaya dan demikian info tips saya tentang cara membasmi virus di flashdisk.

Rabu, 15 Agustus 2012

Cara Meningkatkan Kinerja Operating System Windows 7


1. Matikan efek yang tidak penting/setting best performance
Windows 7 syarat dengan animasi, dengan kebanyakan animasi justru membuat kinerja komputer atau laptop menjadi lemot. Untuk itu matikan efek yang tidak penting.

Berikut cara mematikan visual effect dari Windows 7:
Klik kanan pada [komputer] > klik [Properties] > klik [advance system setting] pada bagian performance klik [setting] setelah itu akan muncul jendela Performance Options. > klik [adjust for best performance]. Hilangkan semua tanda centang, kecuali pada dua opsi paling bawah, kemudian klik [Ok].

2. Optimalkan Hard disk
Ketersedian memory dalam hard disk sangat berpengaruh terhadap kinerja komputer, untuk itu jangan terlalu banyak menyimpan data-data yang tidak penting. Kebanyakan menggunakan memory membuat komputer jadi lemot.

Setiap ada perubahan pada Windows, biasanya akan membuat point system restore. Semakin banyak point restore yang dibuat maka kapasitas hard disk akan berkurang. System restore sendiri sangat berguna ketika terjadi eror pada Windows, tetap pergunakan sytem.

Nah, biar tidak selalu menghapus point restore yang sudah terlalu lama, sebaiknya kita atur kapasita hard disk yang akan dipergunakan sebagai restore point. Caranya sebagai berikut:
-Klik kanan [Computer] > pilih [Properties] > klik [System Protection] > klik pada tombol [Configure] > Kemudian atur kapasitas yang hendak digunakan. Jangan terlalu besar, 5-10 % dari sisa kapasitas hard disk yang tersisa sudah cukup, klik OK.

3. Nonaktifkan fitur-fitur yang jarang dipergunakan
Memang Windows 7 syarat akan berbagai animasi. Akan tetapi semua animasi itu dapat di hilangkan dengan cara berikut:
* Nonaktifkan Aero themes.
Klik kanan [desktop] > klik [personalize] > pilih [windows 7 basic]. tutup jendela personalize.

* Non aktifkan Aero Peek.
Aero peek ini digunakan untuk membuat transparan jendela yang sedang terbuka. Untuk menonaktifkan fitur ini dengan cara : Klik kanan pada [taskbar] > klik [properties] > hilangkan tanda centang pada “ use aero Peek to preview desktop”

* Nonaktifkan aero shake.
Cara:
- Buka group policy editor dengan cara klik tombol [start] kemudian ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda”) kemudian tekan [enter].
- Setelah muncul halaman local group policy editor, masuk ke [User Configuration] > [administrative template] > [desktop]. Pada jendela sebelah kanan klik ganda “ turn off aero shake windows minimizing mouse gesture” > pilih [enable] dan klik [OK].

* Nonaktifkan aero snap
Cara : Masuk ke [control panel], Klik [ease of acces] > klik [ease of acces center] > klik[Make the mouse easier to use]
Beri centang pada ”Prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen”, Klik OK.

4. Lakukan defragmentasi Hard disk paling tidak satu bulan sekali
Cara: [Start] > [all program] > [Accessories] > [System tools] > [disk defragmenter]. Pilih salah satu drive kemudian klik [defragment].

5.  Matikan aplikasi yang tidak perlu dijalankan pada saat startup
[Start] > ketik “msconfig” tekan [enter] > Klik pada tab [startup] > hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlu dijalankan saat startup, Klik OK.

6. Nonaktifkan service yang tidak diperlukan
Cara: [Start] > ketik “services” (tanpa tanda “) > tekan [enter]. Klik kanan pada service yang mau dinonaktifkan kemudian klik [properties]. Klik [disable] jika ingin service tidak selalu dijalankan pada saat windows dinyalakan, atau klik [stop] untuk mematikannya, Klik [OK].